Jodoh itu sebenarnya dekat. Tinggal merubah rasa menjadi kata. Tinggal merubah harapan menjadi ungkapan..
.
Hanya mungkin yang jadi masalah, seorang perempuan tidak pandai memberi
isyarat, seorang lelaki tidak punya keberanian, atau kadang tidak peka.
.
Ya. Tapi yang pasti, jangan beralasan jodoh pasti bertemu di waktu yang
tepat; sebab barangkali, waktu yang tepat itu sudah terlewat. Dan
'cinta yang dipendam' adalah biang keladinya.
.
Allah menyuruh khitbah, dan bukankah khitbah dimulai dengan ungkapan?
Allah mensyaratkan ijab qabul, dan bukankah ijab qabul berupa kata-kata?
Oleh itu sekali lagi, untuk mengetahui siapa jodoh kita, maka rubahlah
cinta menjadi kata. Ungkapkan perasaan itu.
.
Sulit?
.
Memang....
.
~Aby A. Izzuddin~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar